Memahami Perbedaan Perlakuan PPN untuk Barang Mewah dan Non-Mewah Berdasarkan PMK Nomor 131 Tahun 2024

Nurmalasari

Hello, Rekan Akuntamu!

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 131 Tahun 2024 memberikan panduan terbaru mengenai pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk barang dan jasa. Salah satu pembahasan penting dalam PMK ini adalah perbedaan perlakuan PPN antara barang/jasa yang tergolong mewah dan yang tidak mewah. Mari kita kupas perbedaan ini lebih mendalam agar kita lebih memahami bagaimana menghitung PPN yang sesuai.

 

Kategori

Barang/Jasa Mewah

Barang/Jasa Non Mewah

Tarif PPN UU HPP

12%

12%

Dasar Pengenaan Pajak (DPP)

Harga Jual atau Impor

Nilai lain 11/12 Harga Jual atau Impor

Impor BKP, BKP tidak berwujud atau JKP dari luar Daera Pabean

PPN dihitung dari Nilai Impor Penuh

PPN = 12% X DPP Nilai Impor Penuh

PPN dihitung dari Nilai Lain

DPP = 11/12 X Nilai Impor

PPN = 12 % (11/12 X Nilai Impor)

Penyerahan Barang/Jasa Domestik

PPN dihitung dari Harga Jual Penuh

PPN = 12% X DPP Harga Jual Penuh

PPN dihitung dari Nilai lain

DPP = 11/12 X Harga Jual

PPN = 2% (11/12 X Harga Jual)

Jadi pajak yang dibayar tetap 11%

Contoh Peritungan

Harga Jual Mobil Rp 800 jt.

PPN = 12% X 800 jt

PPN = 96 jt

Harga Jual 10unit laptop @Rp 25 jt total Rp 250 jt

PPN = 12% X (11/12 X Rp 250 jt)

PPN = Rp 27,5 jt

 

 

Nurmalasari

Undergraduate of Accounting Business Digital at Lampung State Polytechnic