Masih Malas Bayar Pajak Karena Kasus Rafael, Ini Alasan Kenapa Kita Harus Membayar Pajak
Belakangan ini sedang mencuat kasus yang melibatkan mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak. Dengan kasus ini, masyarakat lebih memperhatikan perpajakan di Indonesia. Banyak yang beramai-ramai malas untuk bayar pajak karena munculnya masalah yang ditimbulkan mantan pejabat DJP ini. Namun dibalik hal tersebut, jika masyarakat beramai-ramai tidak membayar pajak, maka hal ini akan memberikan dampak yang buruk bagi negara kita. Untuk itu simak pembahasan di bawah ini ya rekan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pendapatan negara APBN Tahun 2022 terealisasi Rp2.626,4 triliun atau 115,9% dari target berdasarkan PP Nomor 98 Tahun 2022 sebesar Rp2.266,2 triliun.
Dari total realisasi pendapatan negara tersebut, realisasi penerimaan perpajakan mencapai Rp2.034,5 triliun atau 114% dari target sebesar Rp1.784 triliun, tumbuh 31,4% dari realisasi tahun 2021. Realisasi penerimaan perpajakan ini didukung oleh penerimaan pajak dan kepabeanan dan cukai.
Penerimaan pajak mencapai Rp1.717,8 triliun atau 115,6% berdasarkan target PP 98/2022, tumbuh 34,3% jauh melewati pertumbuhan pajak tahun 2021 sebesar 19,3%. Hal ini menandakan kinerja pajak membaik ditunjukkan oleh realisasi yang melampaui target selama dua tahun berturut-turut. Hal ini juga berarti kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sudah baik.
Jika masyarakat beramai-ramai menolak untuk membayar pajak, maka pendapatan negara akan mengalami penurunan. Turunnya pendapatan negara ini dapat melumpuhkan seluruh aktivitas, karena pajak merupakan sumber pendapatan terbesar negara yang digunakan untuk membiayai segala kebutuhan negara.
Sehingga inilah alasan mengapa kita harus membayar pajak:
- Bukti Kepatuhan Pada Negara
Pajak merupakan kewajiban bagi warga negara Indonesia. Dengan membayar pajak, kita telah melaksanakan kepatuhan pada negara. Karena pajak akan digunakan untuk kepentingan negara.
- Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat
Dengan membayar pajak, kita dapat menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Pemerataan ini tercipta karena kita saling membantu satu sama lain. Pajak dapat digunakan untuk memberi bantuan bagi masyarakat yang kurang mampu. Sehingga pemerataan kesejahteraan masyarakat ini akan terwujud.
- Ikut Memberikan Kontribusi Kepada Negara
Dengan taat membayar pajak, kita dapat ikut memberikan kontribusi kita kepada negara. Seperti membiayai pembangunan infrastruktur dan fasilitas-fasilitas umum.
Selain alasan diatas, terdapat fungsi pajak yang sangat berperan bagi pembangunan negara. Pajak digunakan untuk membiayai berbagai macam pengeluaran publik. Karena pajak sebagai penerimaan negara yang terbesar, pajak memiliki fungsi yang besar pula bagi kehidupan bangsa, dibawah ini fungsi pajak bagi negara Indonesia:
Fungsi Anggaran (Budgetair)
Pajak sebagai sumber penerimaan negara berfungsi untuk membiayai segala kebutuhan negara. Belanja pegawai, belanja barang, pemeliharaan serta pembangunan merupakan kebutuhan-kebutuhan negara yang dibiayai dengan pajak. Termasuk penyediaan layanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pelayanan publik lainnya. Dengan adanya pajak, kita dapat menikmati fasilitas-fasilitas umum yang dibiayai oleh pajak.
Fungsi Mengatur (Regulerend)
Dengan kebijaksanaan pajak, pemerintah dapat mengatur pertumbuhan negara. Melalui fungsi mengatur ini, pajak digunakan sebagai alat mencapai tujuan negara. Sebagai contoh yaitu dalam rangka menarik penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri, diberikan beragam fasilitas keringanan pajak. Selain itu terdapat juga kebijakan mengenai pajak ekspor dan impor yang tujuan nya menyejahterakan pengusaha dalam negeri.
Fungsi Stabilitas
Lewat pajak, pemerintah memiliki anggaran untuk menjalankan kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga. Hal ini bertujuan agar dapat mengendalikan tingkat inflasi. Fungsi stabilitas ini dilakukan dengan mengatur uang yang beredar di masyarakat, pemungutan pajak, penggunaan pajak yang efektif dan efisien.
Fungsi Redistribusi Pendapatan
Pajak membiayai kepentingan-kepentingan negara, termasuk didalamnya yaitu mengenai pembangunan. Dengan adanya pembangunan, maka diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan. Sehingga pendapatan masyarakat dapat terdistribusi secara merata.
Manfaat Pajak Bagi Masyarakat
Manfaat pajak akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, karena pajak dari kita untuk kita. Pajak membiayai berbagai pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum. Infrastruktur dan fasilitas umum yang dibiayai dengan pajak yaitu seperti pembangunan jalan tol, fasilitas sekolah seperti pembangunan sekolah, beasiswa dan bantuan biaya pendidikan, fasilitas transportasi seperti penyediaan fasilitas angkutan umum di setiap daerah, dan fasilitas kesehatan seperti pembelian vaksin saat pandemi covid-19. Semua fasilitias ini dapat kita rasakan manfaatnya jika kita bersama-sama patuh dalam membayar pajak. Marilah kita bersama-sama membangun negeri ini dengan taat membayar pajak.
Baca Juga : Pajak Pusat dan Pajak Daerah
