OBLIGASI

Nurmalasari

Hello Rekan Akuntamu!

Bagaimana kabar kalian? Semoga tetap semangat belajar, ya! Kali ini MinTan mau bahas tentang obligasi, nih. Pasti sebagian dari kalian sudah sering mendengar istilah ini, kan? Tapi, apa sih sebenarnya obligasi itu, dan kenapa penting untuk kita pahami? Yuk, langsung kita bahas bersama-sama!

 

Apa itu Obligasi?

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh suatu pihak—baik pemerintah maupun perusahaan—dengan jangka waktu menengah hingga panjang, yang bisa diperjualbelikan. Ketika kamu membeli obligasi, artinya kamu memberikan pinjaman kepada pihak yang menerbitkan obligasi. Sebagai gantinya, penerbit obligasi berjanji untuk:

  1. Membayar bunga (yang biasa disebut kupon) secara berkala pada periode tertentu.
  2. Melunasi pokok utang saat obligasi jatuh tempo.

Dengan kata lain, obligasi adalah bentuk investasi yang cukup aman dan memberikan pendapatan pasif melalui kupon.

 

Jenis-Jenis Obligasi

Obligasi memiliki beberapa jenis yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah penjelasannya:

  1. Obligasi Pemerintah

Obligasi ini adalah obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, biasa dikenal sebagai Surat Utang Negara (SUN). Jenis obligasi ini biasanya dianggap sangat aman karena dijamin oleh negara. Pemerintah menawarkan beberapa jenis obligasi:

  • Obligasi dengan kupon tetap (seri FR atau Fixed Rate).
  • Obligasi dengan kupon variabel (seri VR atau Variable Rate).
  • Obligasi Syariah atau Sukuk Negara, yang dikelola sesuai prinsip syariah.
  1. Obligasi Korporasi

Obligasi ini diterbitkan oleh perusahaan, baik BUMN (Badan Usaha Milik Negara) maupun korporasi swasta. Seperti obligasi pemerintah, obligasi korporasi juga memiliki variasi:

  • Kupon tetap.
  • Kupon variabel.
  • Obligasi berbasis syariah.

Tingkat risiko obligasi korporasi lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah, tetapi umumnya menawarkan imbal hasil yang lebih menarik.

  1. Obligasi Ritel

Jenis obligasi ini diterbitkan oleh pemerintah dan dijual langsung kepada individu atau perseorangan melalui agen penjualan yang telah ditunjuk. Contohnya:

  • ORI (Obligasi Ritel Indonesia).
  • Sukuk Ritel, yang berbasis syariah.

Keunggulan obligasi ritel adalah kamu bisa mulai berinvestasi dengan nominal yang relatif kecil, sehingga cocok untuk pemula.

 

Kenapa Harus Investasi di Obligasi?

  1. Aman dan Terjamin: Terutama untuk obligasi pemerintah, karena dijamin oleh negara.
  2. Pendapatan Tetap: Kupon dibayarkan secara rutin, sehingga memberikan pendapatan pasif.
  3. Fleksibel: Bisa diperjualbelikan di pasar sekunder jika butuh dana cepat.

 

Nah, menarik, kan? Sekarang kamu punya gambaran lebih jelas tentang obligasi. Jadi, sudah siap mencoba investasi ini? Jangan lupa untuk selalu memahami risiko sebelum berinvestasi, ya!

Semoga materi hari ini bermanfaat dan mudah dipahami. Sampai jumpa di pembahasan menarik berikutnya, Rekan Akuntamu! Have a nice day!

Nurmalasari

Undergraduate of Accounting Business Digital at Lampung State Polytechnic