4 Akun Jurnal Penutup Yang Wajib Dibuat Saat Menyusun Laporan Keuangan!

Nurmalasari

Hello Rekan Akuntanmu!

Sudah tahu belum kalau jurnal penutup itu salah satu bagian penting dalam penyusunan laporan keuangan? Biar nggak bingung, kita bakal bahas secara singkat dan asyik kenapa jurnal penutup itu wajib, dan akun apa saja yang harus ditutup. Yuk, simak!

 

Kenapa Kita Wajib Buat Jurnal Penutup ya?

Jurnal penutup adalah salah satu proses pembuatan laporan keuangan yang disusun pada akhir periode akuntansi sebuah perusahaan yang bertujuan untuk menutup akun nominal/sementara pada periode akuntansi tersebut.

Akun saldo tersebut akan menjadi nol pada awal periode berikutnya karena penutupan ini sehingga transaksi akun nominal pada periode akuntansi berikutnya tidak tercampur dengan periode-periode sebelumnya.

 

Akun-akun yang Perlu Ditutup:

  • Akun nominal sementara terdiri dari pendapatan dan beban
  • Akun Pembantu Modal terdiri dari Prive/Dividen dan Ikhtisar Laba/Rugi

 

Fungsi dari Jurnal Penutup

  • Memisahkan saldo akun pendapatan dan beban per periode akuntansi
  • Menutup saldo semua akun nominal/sementara, sehingga saldo awal akun tersebut menjadi 0 pada periode berikutnya
  • Laporan Posisi Keuangan (Neraca) dapat menggambarkan nilai modal dan saldo sesuai dengan keadaan pada akhir periode akuntansi
  • Saldo akun pada Laporan Posisi keuangan (neraca) setelah dilakukan penutupan buku dapat digunakan sebagai saldo awal periode berikutnya.

 

Akun-akun Jurnal Penutup

  1. Akun Pendapatan

Dr. Pendapatan                   xxxx

Cr. Ikhtisar Laba/Rugi                  xxxx

 

  1. Akun Beban

Dr. Ikhtisar Laba/Rugi          xxxx

Cr. Beban                                   xxxx

 

  1. Ikhtisar Laba/Rugi

Apabila Untung:

Dr. Ikhtisar Laba/Rugi          xxxx

Cr. Saldo laba                             xxxx

 

Apabila Rugi:

Dr. Saldo Laba                    xxxx

Cr. Ikhtisar Laba/Rugi                  xxxx

 

  1. Akun Prive/Dividen

Dr. Saldo Laba                    xxxx

Cr. Prive / Dividen                       xxxx

 

Jurnal Pencatatan Pajak Penghasilan Badan:

Dr. Beban Pajak PPh Badan           xxxx

Cr. Pajak Dibayar Dimuka 22                 xxxx

Cr. Pajak Dibayar Dimuka 23                 xxxx

Cr. Pajak Dibayar Dimuka 25                 xxxx

Cr. Utang Pajak PPh 29                         xxxx

 

 

Jurnal penutup itu penting banget untuk memastikan laporan keuangan kamu rapi dan nggak tercampur dengan periode sebelumnya. Ada empat akun utama yang harus ditutup: akun pendapatan, beban, ikhtisar laba/rugi, dan prive/dividen. Dengan langkah ini, laporan keuanganmu jadi lebih jelas, dan siap untuk periode berikutnya!

Nah, sudah paham kan sekarang? Jangan lupa untuk buat jurnal penutup ini setiap akhir periode akuntansi ya!

 

Nurmalasari

Undergraduate of Accounting Business Digital at Lampung State Polytechnic