Jurnal Umum Dalam Akuntansi

Leni Duwi Marfinna

Halo rekan akuntanmu, 

Pada kesempatan kali ini saya mau sharing mengenai jurnal umum dalam akuntansi. Simak penjelasan-nya ya.

Sebelumnya, apa sih jurnal umum itu?

Berdasarkan laman Investopedia, pengertian general ledger atau jurnal umum adalah sebuah jurnal yang dipakai untuk mencatat semua jenis bukti transaksi keuangan yang muncul dari semua transaksi keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu.

Dimana jurnal umum ini akan menjadi tempat pencatatan transaksi pengeluaran dan pendapatan untuk kemudahan pengelolaan keuangan baik bagi pihak internal maupun eksternal sekaligus juga dapat dijadikan sebagai bahan analisis perkembangan usaha/bisnis.

Tahapan yang perlu diperhatikan dalam membuat jurnal umum

1. Pahami Persamaan Akuntansi

Dalam pembuatan jurnal umum tahapan pertama yang harus rekan-rekan perhatikan yaitu pahami persamaan akuntansi.

Persamaan dasar akuntansi yakni sebagai berikut:

Pasalnya rekan-rekan harus mengetahui bagaimana cara mencatat transaksi dalam jurnal, akun mana yang harus digunakan hingga posisi penempatan debit dan kredit yang benar. Misalnya, seperti piutang usaha dan peralatan masuk ke dalam kelompok aset/aktiva, sedangkan hutang dan modal masuk ke dalam kelompok pasiva.

Untuk membuat jurnal umum, rekan-rekan juga harus paham mengenai saldo normal masing-masing akun. Dalam akuntansi terdapat lima akun yang perlu rekan-rekan tahu posisi saldo normalnya. Berikut adalah saldo normal akun:

Nama Akun

Debit

Kredit

Saldo Normal

Aset (Harta/Aktiva)

+

-

Debit

Hutang (Liabilitas)

-

+

Kredit

Modal

-

+

Kredit

Pendapatan

-

+

Kredit

Beban

+

-

Debit

 

Dengan rekan-rekan memahami posisi saldo normal seperti di atas, maka saat menemui sebuah transaksi nantinya dapat dengan mudah mengelompokkan akun-nya.

2. Kumpulkan dan Identifikasi Bukti Transaksi

Tahap yang kedua adalah mengumpulkan bukti transaksi seperti invoice, faktur, nota atau kuitansi. Perlu diingat, bahwa hanya transaksi yang mengakibatkan perubahan posisi keuangan saja yang boleh dicatat dalam jurnal. Dalam satu transaksi, minimal ada dua akun yang pasti terpengaruh.

3. Pencatatan Jurnal Umum

Pada tahap selanjutnya, rekan-rekan dapat langsung mencatatkan transaksi yang terjadi dan sudah diidentifikasi ke dalam jurnal umum. Pada sistem pencatatan ini akan menggunakan dauble-entry system yaitu setiap transaksi yang dicatat akan memiliki dampak pada dua posisi keuangan (debit dan kredit) dalam jumlah yang sama.

Contoh Kasus dan Soal Jurnal Umum

Buatlah jurnal umum atas transaksi PT. Anugerah Konsultan pada bulan Januari 2022 di bawah ini:

  • Pada tanggal 1 Januari PT. Anugerah Konsultan menerima setoran modal dari Bapak Fadli senilai Rp. 1.000.000.000
  • Tanggal 2 Januari perusahaan membayar sewa kantor untuk satu tahun senilai Rp. 75.000.000
  • Tanggal 5 Januari perusahaan mendapat tagihan atas pembelian peralatan kantor dari CV. Jaya Furniture senilai Rp. 25.000.000
  • Tanggal 7 Januari menerima pembayaran dari PT. Maju Jaya atas jasa konsultasi sebesar Rp. 12.000.000
  • Tanggal 11 membayar biaya pengangkutan untuk pembelian peralatan kantor  yang dilakukan pada 5 Januari sebesar Rp. 3.000.000
  • Tanggal 15 Januari menerbitkan invoice untuk PT. Berkah atas penjualan jasa konsultasi senilai Rp. 10.000.000
  • Tanggal 20 menerima tagihan dari PT. Mobilindo atas transaksi pembelian mobil kantor seharga Rp. 250.000.000 secara kredit
  • Tanggal 22 menerima transfer uang atas penjualan jasa konsultasi pada tanggal 15 Januari
  • Tanggal 25 perusahaan membayar hutang  atas tagihan CV. Jaya Furniture tanggal 5 Januari
  • Tanggal 29 Bapak Fadli mengambil uang dari kas perusahaan sebesar Rp. 10.000.000

Penyelesaian Jurnal Umum dalam Akuntansi:

Itulah penjelasan beserta contoh kasus dalam pembuatan jurnal umum akuntansi.

Dalam hal rekan-rekan ingin lebih mudah dalam pembuatan laporan keuangan yang meliputi jurnal umum di dalamnya, rekan bisa menggunakan software akuntansi online pada laman akuntanmu.com dengan fitur terbaik dan mudah digunakan, sehingga dapat melakukan pembukuan jauh lebih mudah.

Silahkan rekan menghubungi kami jika rekan memilki pertanyaan seputar akuntanmu.com

Sampai ketemu lagi di seri berikutnya ya.

Leni Duwi Marfinna

Staf Konsultan
Konsultan Bisnis Grup (K-BIG)