7 AKSI KORPORASI
Hello, Rekan Akuntamu!
Pernah nggak sih, lagi baca berita atau laporan tahunan perusahaan, terus kamu bingung sama istilah-istilah yang digunakan?
Apalagi kalau sudah ngomongin tentang aksi korporasi, yang memang sering bikin banyak orang bertanya-tanya, “Ini tuh maksudnya apa, ya?” Nah, supaya kamu nggak bingung lagi, hari ini Mintan bakal kupas habis 7 aksi korporasi yang wajib kamu tahu. Yuk, langsung simak!
- Initial Public Offering (IPO)
Pernah dengar kata IPO? Kalau sering baca berita saham, pasti istilah ini nggak asing lagi.
IPO adalah momen ketika sebuah perusahaan menawarkan sahamnya kepada publik untuk pertama kalinya. Setelah IPO, perusahaan tersebut berubah status menjadi perusahaan terbuka (Tbk).
Kenapa perusahaan memilih IPO? Biasanya, ini dilakukan karena perusahaan membutuhkan tambahan modal dari pihak eksternal. Saham yang ditawarkan ini nantinya akan diperdagangkan di pasar modal, memungkinkan investor untuk membelinya.
- Stock Split
Stock split adalah aksi perusahaan untuk memecah nilai nominal saham menjadi lebih kecil.
Kenapa perlu stock split? Biasanya, ini dilakukan karena harga saham dianggap terlalu tinggi, sehingga menyulitkan investor kecil untuk membelinya. Dengan memecah saham, perdagangan saham menjadi lebih likuid dan lebih mudah dijangkau oleh berbagai kalangan.
Sebagai contoh, jika satu saham bernilai Rp 10.000, perusahaan bisa melakukan stock split dengan rasio 1:2, sehingga menjadi dua lembar saham bernilai Rp 5.000 per lembar.
- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
RUPS adalah rapat penting yang dihadiri oleh para pemegang saham.
Dalam RUPS, pemegang saham memiliki hak untuk mengetahui kinerja perusahaan secara langsung dari direksi atau dewan komisaris. Selain itu, kebijakan-kebijakan penting perusahaan juga dibahas dan diputuskan dalam rapat ini.
Oh ya, pelaksanaan RUPS diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Perseroan, lho!
- Buy Back
Aksi buy back adalah ketika perusahaan membeli kembali sahamnya yang beredar di publik.
Kenapa perusahaan melakukan ini? Biasanya, untuk meningkatkan harga saham yang dianggap undervalue (terlalu murah). Selain itu, buy back juga bisa digunakan untuk memperbaiki rasio keuangan atau mempersiapkan cadangan modal perusahaan.
- Right Issue
Right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) adalah kesempatan istimewa yang diberikan kepada pemegang saham lama untuk membeli saham baru yang diterbitkan perusahaan.
Dengan adanya right issue, pemegang saham lama tidak akan terdilusi kepemilikannya, karena mereka diberi prioritas untuk membeli saham baru sebelum ditawarkan ke publik.
- Spin Off
Pernah dengar istilah spin off? Ini adalah aksi perusahaan untuk memisahkan sebagian usahanya menjadi perusahaan baru.
Dalam proses ini, sebagian aktiva dan pasiva dari perusahaan induk akan dialihkan ke perusahaan yang baru dibentuk. Tujuannya bisa bermacam-macam, mulai dari fokus pada lini bisnis tertentu hingga strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional.
- Tender Offer
Tender offer adalah penawaran pembelian saham suatu perusahaan yang diumumkan secara terbuka melalui berbagai media, seperti surat kabar, televisi, hingga platform digital.
Biasanya, harga yang ditawarkan dalam tender offer lebih tinggi dari harga pasar untuk menarik minat pemegang saham. Proses ini sering terjadi dalam rangka akuisisi atau pengambilalihan perusahaan.
Nah, itu dia 7 aksi korporasi yang perlu kamu tahu. Sekarang, kalau kamu ketemu istilah-istilah ini di berita atau laporan tahunan, nggak bakal bingung lagi, kan?
Kalau masih ada pertanyaan, atau ingin Mintan bahas topik lainnya, langsung tulis di kolom komentar ya! Stay healthy and have a great day, Rekan Akuntamu!
